KOMPI P2AU ( Komunitas Peduli PenyandangPenyandang Autis ) Sekilas tentang Autis Autisme berasal dari kata “auto” yang berarti sendiri. Anak penyandang autis cenderung seolah –olah mempunyai dunia sendiri, supercuek dan tidak peduli dengan lingkungan dimana dia hidup. Dunia yang sepi, dunia yang seolah egois dan penuh kehampaan. Autisme adalah suatu kelainan yang bisa menimpa siapa saja tanpa memandang perbedaan status sosial, pendidikan, golongan, dan bangsa. Secara Medis Autisme merupakan gangguan perkembangan yang luas dan berat yang terjadi pada susunan saraf pusat yang berakibat terganggunya fungsi otak berpengaruh terhadap gangguan kemampuan berkomunikasi, interaksi, dan perilaku. Akibat kelainan ini penyandang autis dapat jauh tertinggal dalam perkembangannya dibandingkan dengan anak normal seusianya, bahkan tidak mustahil apabila tak tertangani penyandang akan menjadi abnormal selama kehidupannya. Dengan Intervevsi dini yang tepat dan optimal dibidang medis dan nonmedis, seorang anak penyandang autisme dapat pulih dan berfungsi secara optimal dengan kemandirian hidup ditengah - tengah masyarakat. Latar Belakang Berawal dari sebuah kelompok pemerhati kehidupan sosial masyarakat, melihat bagaimana beratnya menjadi keluarga penyandang autis, maka ada keinginan untuk memperkuat dan memperluas advokasi, pendidikan, pengetahuan yang berhubungan dengan penyandang autis. Disamping itu, kami juga menyadari bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan memahami permasalahan ini dan cenderung menganggap sebagai masalah masyarakat, maka KOMPI P2AU dengan menggandeng para keluarga penyandang autis, para ahli dibidangnya, hadir sebagai wadah bagi siapa saja untuk mengetahui lebih mendalam tentang autis, juga memperjuangkan para penyandang autis untuk bisa hidup di masyarakat. Visi Memberdayakan keluarga penyandang autis dan masyarakat dalam membantu proses pemulihan penyandang autis. Misi Melayani dan melatih keluarga dalam meningkatkan kualitas pemahaman dan kepekaan keluarga terutama bagaimana mengantisipasi akan adanya hambatan perkembangan pada anak usia dini khususnya penyandang autis. Mendorong dan meningkatkan kualitas pemahaman para professional ( guru /pendidik, terapis, social worker, dokter, perawat, psikolog ) agar dapat memberikan pelayanan yang mengena sasaran kepada anak autis. Mendorong dikembangkannya suatu pelayanan terpadu untuk anak penyandang autis oleh lembaga pemerintahan, swasta baik dari segi medis maupun pendidikan. Tujuan Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga atau masyarakat seputar Autisme secara langsung maupun melalui media lain. Menjadi mitra informasi tentang keberadaan lembaga – lembaga penyelenggara terapi, sekolah lanjutan, dokter yang mendalami autis. Menjadikan KOMPI P2AU sebagai lembaga informasi autisme ,apa, mengapa, dan bagaimana masalah autisme ini harus disikapi Memperkuat kapasitas keluarga penyandang autis dalam memberikan pelayanan, pengetahuan dan pendidikan terhadap anak autis. Program Kegiatan 1. Memberi pelayanan informasi dan sosialisasi tentang autisme bagi masyarakat secara langsung atau media lain. 2. Memberikan seminar dan workshop kepada orang tua, tenaga pendidik, terapis, dan masyarakat umum tentang autis. 3. Mengadakan acara talkshow dengan para guru dan orang tua murid di sekolah – sekolah. 4. Mengundang pakar yang berhubungan dengan manajemen terapi anak autis dalam acara diskusi ( kelompok belajar para orang tua penyandang autis ). 5. Menjalin hubungan dengan komunitas lain yang punya visi dan misi sama. 6. Terus mengikuti perkembangan issu autis terkini untuk meng-update pengetahuan tentang autis. 7. Pro aktif berkampanye lewat berbagai media dan kesempatan di forum –forum kategorial dan kelompok – kelompok masyarakat dan lembaga pemerintah. 8. Mengadakan jumpa darat dalam acara gathering yang melibatkan keluarga, dan para guru/pendidik/terapis dalam sebuah permainan bersama. 9. Membangun jaringan dan kerjasama dengan pemerintah dan komunitas yang mempunyai visi dan misi sama untuk advokasi dalam layanan pendidikan. 10. Merancang dan membuat bulletin/journal secara periodic. 11. Melakukan pendataan dan deteksi dini tentang anak autis bekerja sama dengan intitusi terkait. Sasaran Program 1. Keluarga yang memiliki kepedulian terhadap anak autis dan yang memiliki anak autis. 2. Dokter dan paramedic yang memiliki kesukarelaan dan kesediaan untuk membantu, melayani dan membimbung anak autis dan keluarga yang memiliki anak autis. 3. Pendidik, khususnya guru/terapis agar bisa memberi pelayanan dengan tepat dan bertanggunganjawab terhadap anak autis. 4. Pemerintah dan lembaga perwakilan agar mengambil kebijakan dan keputusan yang berpihak atau pro terhadap anak autis. 5. Masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap penyandang autis. Output Program 1. Terwujudnya kapasitas keluarga dalam memperkuat pelayanan, pemulihan dan pendidikan terhadap anak autis. 2. Adanya dokter / konsultan yang secara khusus meyediakan waktu, tenaga dan pikiran untuk membantu para keluarga dan anak autis di bidang medis. 3. Adanya guru khusus yang dapat menangani dan mendidik anak autis. 4. Munculnya kebijakan pemerintah yang pro terhadap anak autis, keluarga autis khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. 5. Adanya sikap penerimaan dan pengakuan masyarakat umum terhadap keberadaan anak – anak penyandang autis. Organisasi Program Program ini dilakukan oleh KOMPI P2AU didukung oleh pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat . KOMPI P2AUsebagai inisiatif dan prakarsa program bertanggungjawab penuh didalam pengorganisasian program, pelaksanaan program dan laporan pertanggunganjawab program. Manajemen Program Program ini dirancang dengan menggunakan system manajemen strategis untuk mendorong terselenggaranya program secara professional, sistematis, akurat dan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan. Untuk itu, kami melakukan diferensiasi pelaksanaan program dengan ruang pertanggunganjawaban program untuk masing – masing posisi berjalan dengan baik. | |||||